Trend Truk di Indonesia : Berjalan di atas “Catwalk”

Trend Truk di Indonesia : Berjalan di atas “Catwalk”-Sejak kapan lukisan dan tulisan-tulisan muncul di bak truk atau siapa yang mempelopori lahirnya gerakan menghiasi bak truk adalah pertanyaan-pertanyaan yang kita tidak pernah tahu jawabannya. Bahkan dikalangan supir truk sendiri, kebiasaan menghiasi bak truk dengan gambar ataupun tulisan sudah menjadi seni trend tersendiri yang entah sejak kapan trend ini dimulai mereka pun tidak ada yang tahu.

Layaknya panggung peragaan busana atau fashion show, truk beserta hiasannya seperti busana yang dikenakan oleh si supir ataupun pemilik truk untuk dipertontonkan di sepanjang jalan raya sebagai panggungnya. Setiap supir atau pemilik truk berusaha biasanya selalu mencari Tips Memilih Jasa Penyewaan Truk Terpercaya di Indonesia untuk menjadikan “rancangan busana” mereka lebih indah dari “busana-busana” buatan supir lain. Kesan yang ditimbulkan dari “peragaan busana” tersebut pun berbeda-beda, mulai dari menarik, menggelitik, menghibur, hingga menimbulkan kesan vulgar.

Truk seperti kanvas putih yang Fenomena Modifikasi Truk Hasilkan Pundi-pundi Rupiah siap dilukis sesuai kreativitas si pemilik truk. Gambar yang dilukis pun beragam rupanya mulai dari lukisan hewan, tokoh-tokoh tertentu, hingga yang paling sering dilihat adalah lukisan perempuan berpakaian terbuka. Tidak jarang pula, kreativitas mereka hanya dituangkan lewat tulisan-tulisan tanpa gambar. Tulisan-tulisan tersebut biasanya berisi kalimat curhatan, doa atapun kata-kata mutiara. Tak heran jika peragaan gambar dan tulisan di bak truk di sepanjang jalan mampu menarik perhatian pengguna jalan lain. Pengguna jalan lain ibarat penonton yang duduk di pinggir panggung catwalk menyaksikan kreativitas yang sedang diperagakan oleh si supir truk.

Tulisan-tulisan seperti “kutunggu jandamu”, “cintamu tak seberat muatanku”, “doa membawa berkah”, “pulang malu tak pulang rindu” membuat kita sebagai penonton dengan sendirinya tersenyum dan tergelitik. Tak jarang pula tulisan-tulisan tersebut dilukis dalam Bahasa Inggris disertai simbol-simbol ataupun angka yang mendorong penontonnya menebak-nebak pesan apa yang ingin disampaikan si supir.

Alhasil seni melukis truk dengan segala bentuk kreativitasnya sudah seperti seni jalanan yang telah dikonsumsi oleh banyak masyarakat Indonesia. Pilihan ada di tangan kita sebagai penonton, apakah menyukai kreativitas Tips Cerdik Menghemat Biaya Transportasi Barang yang hendak ditampilkan lewat peragaan truk-truk tersebut atau tidak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s